Forum Nasabah Gugat Ciomas Pasang Spanduk Di Kantor Plat Merah

Forum Nasabah Gugat Ciomas Pasang Spanduk Di Kantor Plat Merah
Pemasangan Spanduk Dikantor Plat Merah Provinsi Banten

Banten - publikfigure.online, Banten Sejumlah orang yang tergabung dalam Forum Nabasah Lembaga Keuangan Masyarakat (LKM) Ciomas melakukan aksi pemasangan spanduk di depan kantor plat merah milik Pemerintah Kabupaten Serang, 7/12/2020.

Pemasangan spanduk tersebut sebagai bentuk protes terhadap PT. LKM Ciomas dan Bupati serta jajaran pemkab serang. 

Ketua Forum Nasabah LKM Ciomas Asep Ubay mengungkapkan, hal ini dimaksudkan  untuk meminta kejelasan serta ketegasan dari pihak LKM Ciomas dan Pemkab Serang dalam hal penyelesaian permasalahan tabungan nasabah, karena dinilai sampai saat ini belum ada penyelesaian dan masih diabaikan. 

"Pemasangan spanduk tersebut bentuk kekecewaan kami terhadap PT. LKM Ciomas dan Pemkab Serang karena tidak ada kejelasan dan tindakan tegas dalam penyelesaian permasalahan tabungan para nasabah", ungkap Asep. 

Lanjutnya "Pemasangan spanduk ini bentuk tuntutan dan kekecewaan nasabah kepada pihak LKM Ciomas",  LIm

Lanjutnya "kami seperti di ping pong, sebagai nasabah melihat dan merasakan nya seperti itu".

Sejak tahun 2018 saat kejadian uang tabungan nasabah tidak bisa diambil sampai sekarang tahun 2020 tidak pernah ada iktikad baik dari pihak Bupati serang dan jajaran nya serta dari PT. LKM Ciomas sekalipun secara resmi memanggil dan mengeluarkan surat keputusan untuk segera di selesaikan nya persoalan yang sedang nasabah alami ini.

Pria yang akrab disapa asep mengatakan "sangat jelas sekali, bahwa ini adalah bukti telah adanya upaya pembiaran", imbuhnya saat dihubungi melalui pesan singkat. 

Sebagai Pemegang Saham Pengendali Terakhir yaitu dengan komposisi kepemilikan saham sebesar 80% sebagaimana dalam Pasal 4 ayat (1) Perda Kabupaten Serang Nomor 2 Tahun 2015.

"Seharusnya Bupati beserta jajaran Pemkab Serang secara tegas bertanggung jawab untuk mengambil langkah hukum bukan hanya persoalan pidana nya saja akan tetapi permasalahan perdata nya pun harus segera di eksekusi demi menyelamatkan nasib nasabah yang sedang mengalami permasalahan hukum yaitu tidak bisa di cairkan nya dana mereka karena telah terjadinya perbuatan melawan hukum oleh beberapa jajaran direksi pada sekitar tahun 2018 lalu agar segera di selesaikan", tambahanya.

Atas kejadian itu Negara dan nasabah mengalami kerugian kurang lebih Rp. 9.2 Milyar. Dan proses penyelidikan pun masih bergulir di tingkat kejaksaan meskipun sudah ada beberapa yang telah di jatuhkan vonis sebelumnya.

Disamping itu asep mengungkapkan "semua pihak yang bertanggung jawab harus segera menyelesaikan permasalahan ini karena bagaimanapun juga nasabah yang sudah bertahun-tahun menabung di PT. LKM Ciomas secara langsung telah membantu PT. LKM Ciomas untuk mambantu meningkatkan PAD Kab. Serang, sehingga jangan sekali-kali membuat rugi dan kecewa nasabah".

PT. LKM Ciomas sebagai BUMD atau dalam bahasa kami sebagai anak kandung nya Pemkab Serang, seharusnya dalam kondisi "sedang tidak sehat" seperti sekarang ini, Bupati beserta jajaranya untuk segera mengambil langkah hukum yang tepat demi menyelamatkan dana tabungan nasabah yang nominalnya bervariasi.